Zuraida Ngaku Hakim Jamaluddin Suka Bawa Perempuan ke Rumah

334
REKONSTRUKSI: Dua tersangka, Jeffry Pratama dan Zuraida saat rekonstruksi di Warunk Everyday di Jalan Gagak Hitam, Ringroad Medan pada Senin (13/1/2020) siang.

MEDAN, BATAK.co – Zuraida Hanum (41), akhirnya mengaku membunuh suaminya karena sakit hati sang suami terus berselingkuh, sejak awal pernikahan.

“Dia selalu mengkhianati saya. Saya lagi hamil pun dia bawa perempuan ke rumah. Saya sudah mengadu ke keluarganya dan kakak-kakak kandungnya, adik kandungnya, tapi tidak berdaya apa-apa,” katanya, saat rekonstruksi perencanaan pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di lantai dua Warunk Everyday di Jalan Gagak Hitam, Ringroad Medan, yang saat ini sedang direnovasi, Senin (13/1/2020).

Tersangka Jeffry Pratama (42) turut dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut. Keduanya duduk berhadapan mengenakan kaos tahanan berwarna oranye. Awalnya, seorang sempat membacakan berita acara pemeriksaan (BAP), dilanjutkan dengan pernyataan dari Zuraida yang menceritakan (curhat) apa saja yang dilakukan di kafe tersebut pada awal November.

Zuraida mengaku, dia sudah mencoba meminta cerai namun ditolak. “Saya coba minta cerai katanya, ‘jangan coba-coba minta cerai dengan saya karena perceraian kedua, saya akan malu karena saya seorang hakim’. Sementara, dia menyakiti saya dengan perempuan-perempuannya,” katanya.

Saat itu, Zuraida mengatakan ingin mati saja karena banyak masalah yang dihadapinya selama bersama dengan Jamaluddin. Zuraida mengatakan lebih baik almarhum Jamaluddin mati. Kemudian Zuraida meminta tolong agar korban dibunuh.

Sementara itu, Jefri Pratama (42) mengaku saat itu dia sempat menanyakan kepada Zuraida kenapa harus dimatikan, kenapa tidak ke pengadilan.

Namun saat itu, kata Jefri, Zuraida menolak dengan alasan malu.

Sambil menceritakan hal itu, Jefri sempat melihat Zuraida yang mengangguk.

Komen Facebook