Jokowi Dorong Kaldera Toba Raih Pengakuan UNESCO

241
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana foto di depan papan nama The Kaldera Toba.

SAMOSIR, BATAK.co – Presiden Jokowi mendorong agar Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba di Desa Sigulatti, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

Saat ini, pemerintah Indonesia tengah mengusulkan agar destinasi yang memadukan keragaman geologi, hayati, dan budaya itu, diakui dan masuk Jaringan Taman Bumi Global UNESCO.

“Itu yang tugasnya nanti Pak Gubernur, Pak Bupati, termasuk juga nanti di kementerian (memperjuangkan pengakuan UNESCO, red),” kata Jokowi di sela-sela kunjungan ke Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba, Rabu (31/7).

Mengutip laman resmi Jaringan Taman Bumi Global UNESCO, Indonesia telah memiliki empat taman bumi yang sudah diakui organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayaan PBB tersebut. Keempatnya yaitu Gunung Batur di Bali, Ciletuh di Jawa Barat, Gunung Sewu di Jawa Timur, dan Rinjani di Lombok.

Saat berkunjung ke lokasi tersebut, Jokowi bersama Ibu Negara Iriana sempat masuk ke teater mini untuk menyimak penjelasan tentang sejarah terbentuknya Danau Toba dan tentang kearifan lokal setempat.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa pengembangan kawasan Danau Toba didasarkan pada tiga faktor utama, yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas (3A). Dari sisi atraksi, pengembangan dilakukan dengan mengacu pada standar kualifikasi sertifikasi UNESCO Global Geopark (UGG).

“Saat ini sedang diproses aplikasi UGG, ditargetkan tahun ini akan tersertifikasi. Kemudian akan dibangun 16 geosite yang tersebar di seluruh kabupaten di sekitar Danau Toba,” kata Arief.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi dan Iriana didampingi Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menpar Arief Yahya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. (fat/jpnn)

Komen Facebook