Dugaan Penghasutan, Tokoh GNKR Sumut Ditangkap

181
Dewantoro/kpsRabualam (tengah) saat menyerahkan surat tuntutan kepada seorang mahasiswa dalam aksi unjuk rasa di depan DPRD Sumut, 24 Mei yang lalu. Satreskrim Polrestabes Medan menangkap Rabualam pada Rabu malam (29/5/2019) di sebuah rumah makan di Jalan Gagak Hitam/Ringroad, Kecamatan Medan Sunggal.

MEDAN, BATAK.CO – Rabualam Syahputra, Presidium Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat Sumatera Utara (GNKR Sumut), ditangkap Satreskrim Polrestabes Medan, Rabu, (29/5) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan Rabualam, ditangkap dalam kaitan tindak pidana penghasutan yang mengakibatkan keonaran dan kekerasan pada Jumat (24/5di DPRD Sumut dengan korban sejumlah aparat kepolisian.

Penangkapan tersebut dilakukan, saat Rabualammakan malam bersama keluarganya di sebuah rumah makan di Jalan Gagak Hitam/Ringroad Kecamatan Medan Sunggal. “Memang benar kita ada nangkap Rabualam hari Rabu malam. Ditangkap di RM Warung Nenek di Ring road pada saat makan malam,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (30/5).

Diberitakan sebelumnya, Polda Sumut juga telah menangkap dua pentolan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), yakni Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Rafdinal dan Sekretaris GNPF, Zulkarnain. Selain itu, Ditreskrimum Polda Sumut juga telah menetapkan dua orang tersebut sebagai tersangka.

Sejauh ini Polda Sumut masih berupaya melakukan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap sejumlah orang yang diduga terlibat tindak pidana perbuatan makar. Sejumlah tokoh telah dipanggil Ditreskrimum Polda Sumut untuk diperiksa dalam kasus dugaan makar. Di antaranya Raden Muhammad Syafi’i, Dahnil Anzar Simanjuntak, dan Gus Irawan. (kps)

Komen Facebook