Jadi Raja Di Rialubis

417
Ilustrasi

Singkat cerita, pada suatu ketika, setelah sekian lama mencari-cari di laut dan di darat, Raja Rohana dari Hornaulis tiba di Kampung Hornaolis.

Dan dia berjumpa dengan si Dangol. Oleh si Dangol, ayah angkatnya itu diperkenalkan kepada Raja Tagor Laut. Kemudian, Raja Rohana memperlihatkan mutiara yang dahulu diberikan Raja Tagor Laut kepada adiknya Si Tapi Mombang Puti, saat akan pergi mengikuti suaminya si raja Ripe Mandopang, ke negerinya.

Kemudian, Raja Rohana berkata: “Inilah dia, ya Raja Tagor Laut, si Dangol dari Rialubis, yang adalah keponakanmu sendiri, putra adik perempuanmu Si Tapi Mombang Puti dengan si Raja Ripe Mandopang. Raja Moraganlah yang menjajah kerajaannya selama ini. Dan inilah isi hatiku. Sudah saatnya Si Dangol kembali ke kampung halamannya,” katanya.

Singkat cerita, si Dangol pulang dari Hornaolis ke Rialubis, membawa kapal yang tak terbilang banyaknya. Tetapi sebelumnya, ia ditahbiskan Raja Tagor Laut menjadi raja. Setelah tiba di Rialubis, dikumpulkanlah semua warga yang dipimpin ayahnya dahulu. Mereka menerima si Dangol sebagai raja mereka.

Selanjutnya, si Dangol menjumpai Raja Moragan yang dahulu membunuh ayahnya, lalu membunuhnya.

Setelah semua musuh di kerajaannya dikalahkan, si Dangol terkenang akan pamannya Raja Tagor Laut. Tersirat dalam hatinya, mungkin sekarang pamannya itu sedang susah hati karena dirinya tidak ada lagi di sana. Karena itu, ia kembali memanggil warganya, lalu dia berkata:

“Ya warga Rialubis, kampung ini sudah kembali kepada kita. Dengan kemurahan Tuhan, sudah kubalaskan perbuatan yang dilakukan orang yang membunuh ayahku yakni Raja Ripe Mandopang. Artinya, aku sudah mengembalikan semua hak dan harta miliknya ayah. Tetapi ya bapak ibu, ada dua orang yang membesarkan aku anak yatim piatu ini, dan keduanya juga sudah kuanggap sebagai ayahku. Mereka adalah Raja Rohana dan Raja Tagor Laut di Hornaolis. Kepada merekapun, hendaklah kalian memberikan bagian masing-masing. Kalian tahu kedua harta milik anak raja, yakni negeri dan tubuhnya. Maka aku memberikan tanahku kepada ayah angkatku Raja Rohana. Ya Ayah, terimalah itu. Setelah saatmu tiba, anakmulah yang mewarisinya. Sedangkan tubuhku kupersembahkan untuk Raja Tagor Laut.” (bersambung)

Komen Facebook