Pintar Menyembelih Rusa

232
Rusa-ilustrasi

BATAK.CO – Seorang pemburu mendekat ke arah si rusa, lalu menghujamkann tombaknya ke dada si rusa, untuk menghabisi nyawanya.

Para pemburu berkumpul mengelilingi rusa yang tertangkap, sementara si Dangol terus memperhatikan apa yang akan mereka lakukan. Hatinya sangat heran melihat perbuatan para pemburu itu, yang memenggal kepala si rusa sampai putus.

“Marbunga ma tampua, sanjongkal dua jari… Molo muda hape luat, muba ma dohot ugari. Lain negeri, lain pula ada istiadatnya,” katanya dalam hati.

Maka si Dangol bertanya: “Kalian sedang melakukan apa ya bapak-bapak? Lain kulihat adat di daerah ini dalam menyembelih rusa, seperti menyembelih ular nampaknya,” tanyanya.

Seorang pemburu menjawab: “Mengapa hatimu heran melihat apa yang kami lakukan ini? Kepalanya memang harus dipenggal dulu sampai putus, barulah badannya kami bagi empat agar bisa ditalikan ke sadel kuda kami untuk dibawa kepada raja kami Raja Tagor Laut. Dari zaman dahulu sampai hari ini, memang beginilah adat yang berlaku di negeri kami ini. Tetapi kalau engkau tau cara yang lebih baik, kami mau belajar darimu. Ini parang, tunjukkanlah dulu kepandaianmu kepada kami,” katanya.

Maka si Dangol mengambil posisi. Lalu dia mengelupas kulit rusa, lalu membaginya. Tetapi tulang punggungnya dibiarkan tetap utuh. Kemudian, ia mengambil bagian untuk raja, yaitu kepala bagian depan dan hati.

Melihat kepandaian si Dangol membagi rusa itu, heranlah para pemburu. Karena mereka belum pernah melihat cara membagi daging rusa seperti itu.

Maka juru bicara para pemburu itu berkata: “Kami heran melihat caramu, betapa teraturnya engkau menyembelih daging rusa. Di negeri manakah engkau belajar? Siapakah namamu dan dari manakah engkau datang?” tanyanya.

“Ya bapak, orang memanggilku si Dangol. Sedangkan nama negeriku Rialubis. Di sanalah aku belajar apa yang kuketahui ini,” jawab si Dangol.

Para pemburu menjawab: “Ya Dangol, Tuhanlah yang memberkati orangtua yang melahirkanmu. Melihat kepandaianmu, nampaknya engkau putra raja yang kaya dan terhormat?” tanya mereka. (bersambung)

Komen Facebook